Desain Rumah untuk Orang Lanjut Usia

kiat-desain-rumah-untuk-lansia

Merawat orang tua yang sudah memasuki usia senja adalah perbuatan yang mulia. Di dalam agama bahkan disebutkan termasuk pintu surga. Oleh karena itu, jika kita memiliki orang tua yang sudah membutuhkan perhatian lebih dari kita, alangkah baiknya desain rumah juga diperhatikan. Ini demi kebaikan para orang tua yang kita urusi.

Perlu kita pahami bahwa kondisi orang tua tentu tidak sama seperti sewaktu masih muda dahulu. Kondisi kesehatan sudah banyak menurun. Penglihatan juga mulai kabur. Tulang ada yang mulai keropos. Tenaga melemah. Dan berbagai kondisi lainnya. Oleh karena itu, desain rumah yang kita sediakan untuk mereka sudah semestinya juga memperhatikan kondisi-kondisi tersebut.

Beberapa hal berikut ini bisa Anda lakukan agar orang tua aman juga merasa nyaman.

Pertama, Pastikan Rumah Cukup Cahaya.

Dalam kondisi siang hari, pastikan sinar matahari bisa masuk dan memberikan pencahayaan yang baik. Jendela dan ventilasi harus mencukupi dan lebar.

Dalam kondisi malam hari, pastikan lampu yang cukup terang. Jangan terlalu hemat daya jika berakibat lampu redup sehingga menyusahkan orang tua untuk melihat.

Kedua, Dominasikan Warna Terang pada Dinding dan Benda-benda di Rumah.

Dinding, pintu, dan berbagai perabotan di dalam rumah sebaiknya menggunakan warna-warna yang terang sehingga lebih mudah dilihat. Hindari warna gelap agar orang tua tidak menabrak karena kurang jelas melihatnya ketika berjalan.

Ketiga, Ruang yang Lega.

Semua penghuni rumah tentu butuh untuk berlalu-lalang di dalam rumah. Orang tua mempunyai keterbatasan dalam hal fisik sehingga ruang untuk berjalan dan beraktivitas sebaiknya jangan terlalu sempit yang beresiko tertabrak ketika berjalan.

Keempat, Hindari Lantai yang Terlalu Licin.

Lantai yang kinclong sekaligus licin mungkin memang menarik bagi orang yang masih muda. Namun justru bisa berbahaya bagi para orang tua. Jika di rumah Anda menggunakan karpet, usahakan karpet benar-benar menempel pada lantai sehingga tidak menyebabkan orang yang berjalan di atasnya mudah terpeleset.

Kelima, Alas Kaki Anti Slip.

Selain faktor lantai, alas kaki juga berperan penting dalam menghindari terpeleset. Gunakan sandal dari bahan karet yang tidak licin sehingga tidak membuat mudah terpeleset.

Keenam, Pegangan Tambahan

Orang tua biasa mencari pegangan ketika berjalan. Sebaiknya pasanglah pegangan tambahan di area yang sering dilalui sehingga memudahkan ketika berjalan.

Ketujuh, Lokasi Kamar.

Orang tua biasanya sering ke kamar mandi di waktu malam. Bahkan bisa sampai beberapa kali. Oleh karena itu, sebaiknya lokasi kamar orang tua berada di dekat kamar mandi sehingga memudahkan jika ingin ke kamar mandi. Atau alternatif yang baik pula jika dibuatkan kamar mandi dalam.

Demikianlah beberapa kiat bagaimana mendesain rumah untuk orang yang sudah lanjut usia. Semoga bisa bermanfaat. Jika Anda merasa perlu berdiskusi dengan kami, jangan ragu untuk menghubungi nomor kontak kami dari tim Desain Rumah Bandung.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.